Keributan Setelah Derby Manchester

Menurut kabar, terjadi keributan yang cukup pelik antara MU dan Man.City setelah laga Derby Manchester. Keributan ini dipicu oleh perayaan Man.City yang terlalu gaduh. Mereka menyalakan lagu dan bernyanyi sangat kencang. Karena itu, Jose Mourinho bermaksud untuk mendatangi ruang ganti The Citizen dan meminta agar mereka mengecilkan volume dan menunjukkan rasa respek terhadap MU.

Tak terima dengan hal itu, beberapa pemain City tampak marah. Salah satu pemain yang terlibat adalah Ederson yang dikabarkan terlibat adu mulut dengan Jose Mourinho. Bahkan, kedua orang ini juga dikatakan saling memaki dalam bahasa Portugal. Setelah itu, terjadi keributan yang cukup kencang karena para pemain serta staff dari kedua kubu sudah terbakar emosi.

Selain itu, Mourinho dikabarkan menjadi sasaran pelemparan botol air mineral dan susu oleh para pemain Man.City Hal ini tampaknya menjadi sebuah hal yang pernah terjadi saat Sir Alex Ferguson masih melatih MU. Di tahun 2004, Mu sempat menjamu Arsenal dan meraih kemenangan serta menghentikan rekor tak terkalahkan Arsenal selama 49 laga. Setelah itu, terjadi keributan di ruang ganti dan Fergie menjadi sasaran pelemparan Pizza yang dikenal sebagai battle of the buffet.

Bukan hanya Mourinho saja, Mikel Arteta juga disebut-sebut sebagai korban yang juga menjadi korban dalam keributan. Arteta menderita luka pada bagian alisnya sehingga, ia harus mendapatkan perawatan medis. Hal ini memang menjadi sebuah masalah besar karena ia tentunya sampai menderita luka-luka akibat kejadian tersebut.

Menurut sumber, keributan ini sampai membutuhkan bantuan kepolisian dan steward untuk memadamkan kobaran kemarahan antara kedua klub tersebut. Meski hampir sebagian besar pemain dan staf ikut dalam kejadian ini, Pep Guardiola dikabarkan tidak terlibat dalam kejadian ini.(WW)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *